UN 2009

Besuk pagi adalah hari awal dari penentuan selama tiga tahun duduk di bangku SMA, dengan berpacu pada doa dan usaha agar apa yang telah terlampaui selama duduk di bangku SMA dapat dilalui dengan predicate lulus dari test UN yang keberadaanya masih pro dan kontra, bagaimana tidak kepastian lulus atau tidaknya ditentukan dalam waktu yang singkat yaitu enam hari (20 s/d 24 April 2009).

Menurut pendapatku test UN masih dipandang sangat perlu karena dengan adanya kegiatan ini dapat berfungsi sebagai :

1. Momok 

a. Bagi peserta didik

Kegiatan UN bagi siswa/siswi yang rajin merupakan ajang untuk menunjukkan prestasi diri di bidang akademik, dimana rasa prestise setelah sukses melampaui UN dengan hasil yang memuaskan adalah menjadi harapan yang ditunggu-tunggu oleh siswa/siswi peserta UN tidak terkecuali yang tidak siap sekalipun. Banyak cara yang ditempuh siswa/siswi untuk menghadapi UN mulai dari ikut bimbingan belajar diluar sekolah maupun di sekolah, les privat, mengikuti kegiatan tryout sampai dengan usaha yang berbentuk spiritual misalanya sholat malam, puasa, istighosah atau minta doa restu orang-orang tua serta tak terlupakan bapak dan ibu gurunya. Namun disisi lain banyak siswa/siswi yang tidak begitu mengindahkan UN, sebenarnya perasaan was-was dan takut ada karena melihat kakak kelasnya yang harus terpaksa ikut ujian lagi karena gagal pada tahun sebelumnya, sehingga dengan kejadian ini UN mempunyai nilai sebagai control khususnya siswa/siswi kelas XII.

b. Bagi pendidik/guru

Guru bidang studi kelas XII juga terbebani rasa was-was sebagai bentuk tanggungjawab membimbing belajar selama di kelas XII, hal ini terjadi apabila melihat kenyataan dari sikap siswa/siswi yang menganggap sepele kegiatan UN sehingga tidak mengindahkan bimbingan belajar, trayout atau bentuk bentuk bimbingan lainnya. Walau guru sudah berupaya dengan gigih namun tetap kawatir karena mengetahui dengan benar kesiapan dari siswa/siswinya untuk menempuh UN.

2. Tolok ukur

Keberhasilan kegiatan pembelajaran dinilai dari hasil evaluasi, baik evaluasi yang diadakan guru sendiri yang terangkum dalam kegiatan ulangan harian maupun ulangan yang diadakan sekolah (ujian mid maupun semester) pada tiap tengah atau akhir semester/tahun, yangmana hasil evaluasi ini terakumulasi dalam buku raport atau lembaran yang diberikan sekolah melalui wali kelas sebagai bentuk hasil prestasi belajar selama semester/tahun berjalan, melalui akumulasi nilai ini dijadikan tolok ukur untuk kenaikan kelas. Pada akhir kelas XII selain mengikuti tes yang diselenggarakan pihak sekolah juga harus / wajib mengikuti ujian nasional yang diselenggarakan oleh pemerintah melalui dinas pendidikan. Jadi melalui kegiatan UN ini bisa sebagai tolak ukur keberhasilan proses pembelajaran.

3. Penentuan planning

Sehubungan adanya UN maka pihak sekolah mengambil suatu langkah-langkah untuk memilih strategi yang jitu guna keberhasilan dan kesuksesan UN, misalnya pembentukan tim sukses/tim pembimbing mata pelajaran yang di UNkan, membuat penjawalan kegiatan untuk kelas XII, melakukan reevaluasi dari kesuksesan atau kegagalan tahun-tahun yang lalu demi kemajuan mutu hasil tes UN.

MET N SUKSES SISWA/SISWI SMANCAR SEMOGA KEGIATAN UN INI DAPAT MENJADIKAN PROSES PEMBELAJARAN DALAM KEHIDUPANMU!

DOA DAN HARAPAN IBU MENYERTAIMU

GOODLUCK

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s